ありがとう ございます

Kamis, 13 Januari 2011

Zaman Muromachi (室町時代 muromachi jidai) atau zaman Keshogunan Ashikaga

Zaman Muromachi (室町時代 muromachi jidai) atau zaman Keshogunan Ashikaga (sekitar 1338 - sekitar 1573) adalah salah satu pembagian periode dalam sejarah Jepang ketika keshogunan Ashikaga yang juga dikenal sebagai Keshogunan Muromachi berkuasa di Jepang. Pemerintah Ashikaga berpusat di Muromachi, Kyoto sehingga disebut Keshogunan Muromachi.
Pada tahun 1336, Ashikaga Takauji mendirikan Keshogunan Muromachi (Istana Utara) sebagai tandingan kaisar Godaigo dari Istana Selatan. Terpecahnya kekaisaran menjadi Istana Utara-Istana Selatan berlangsung sampai Istana Selatan ditaklukkan Istana Utara pada tahun 1392.
Kedudukan kaum bushi berada di atas kedudukan kaisar setelah Istana Utara berhasil menundukkan Istana Selatan, tapi kondisi keuangan dan kondisi militer Keshogunan Ashikaga menjadi lemah akibat perang berkepanjangan. Pergolakan di dalam klan Ashikaga yang disebutPeristiwa Meiōnoseihen merupakan awal zaman Sengoku yang penuh intrik, perebutan kekuasaan, kerusuhan, dan dihapuskannya sistem tanah milik bangsawan.

Nasionalisme Jepang


Nasionalisme Jepang


  1. Masa Keshogunan
    Sejak pemerintahan Shogun Tokugawa (pada abad ke-17), Jepang
    melakukan politik isolasi (artinya menarik diri dari pengaruh asing–Barat).
    Politik isolasi ini mulai dijalankan oleh Iyeyashu Tokugawa (1639) dan
    diteruskan oleh para penggantinya. Tujuan politik isolasi untuk menjamin
    tetap tegaknya pemerintahan Shogun dan mencegah masuknya pengaruh
    asing (Barat).
    Selama Jepang menutup diri, dunia Barat terus melaju pesat dengan
    industri dan teknologinya. Untuk itu bangsa-bangsa Barat membutuhkan
    daerah pasaran hasil industri. Amerika Serikat, merupakan salah satu bangsa
    Barat yang ingin masuk ke Jepang untuk membuka hubungan dagang.
    Pada tahun 1846, Amerika Serikat mengirimkan
    utusannya ke Jepang di bawah pimpinan Laksamana
    Biddle, tetapi ditolak oleh Shogun. Pada tahun 1853,
    mengirimkan lagi utusannya lengkap dengan kapal
    perangnya di bawah pimpinan Matthew Commodore
    Perry. Perry menghadap Shogun dan meminta agar
    Jepang mau membuka kota-kota pelabuhannya untuk
    perdagangan internasional.
    Pemerintah Jepang minta
    waktu untuk memikirkan permintaan Amerika Serikat.
    Perry beserta rombongan kembali ke Amerika.
    Pada tahun 1854, rombongan Perry lengkap dengan
    tujuh kapal perangnya mendarat lagi di Yedo, dan
    berhasil memaksa Shogun Iyesada (1853–1858) untuk
    menandatangani Perjanjian Kanagawa (31 Maret 1854)
    yang isinya kota pelabuhan Shimoda dan Hokodate
    dibuka untuk perdagangan asing. Dengan demikian, runtuhlah politik isolasi
    Jepang sehingga negara tersebut terbuka untuk bangsa asing.
    Sejak saat itu, Jepang menyadari akan ketinggalannya dengan bangsabangsa
    Barat. Yang menjadi sasaran kemarahan rakyat Jepang ialah
    pemerintahan Shogun. Yoshinobu dipaksa turun takhta dan menyerahkan
    kekuasaannya kepada Kaisar Mutsuhito (Kaisar Meiji) pada tanggal 8 September
    1867. Secara resmi Kaisar Meiji memerintah Jepang dari tanggal
    25 Januari 1868 sampai dengan 30 Juli 1912.
    b. Nasionalisme Jepang
    Terbukanya Jepang bagi bangsa asing yang disusul dengan runtuhnya
    kekuasan Shogun dan tampilnya Kaisar Meiji (Meiji Tenno), menandai
    bangkitnya nasionalisme Jepang. Pada tanggal 6 April 1868, Meiji Tenno
    memproklamasikan Charter Outh (Sumpah Setia) menuju Jepang baru
    yang terdiri atas lima pasal, seperti berikut.
    1) Akan dibentuk parlemen.
    2) Seluruh bangsa harus bersatu untuk mencapai kesejahateraan.
    3) Adat istiadat yang kolot dan yang menghalangi kemajuan Jepang harus
    dihapuskan.
    4) Semua jabatan terbuka untuk siapa saja.
    5) Mendapatkan ilmu pengetahuan sebanyak mungkin untuk pembangunan
    bangsa dan negara.
    Untuk mencapai cita-cita tersebut maka Meiji Tenno melaksanakan
    pembaharuan (restorasi). Itulah sebabnya Kaisar Meiji kemudian dikenal
    dengan Meiji Restorasi. Restorasi yang dilakukan meliputi segala bidang,
    yakni politik, ekonomi, pendidikan dan militer.
    1) Bidang Politik
    Langkah pertama yang diambil oleh Meiji Tenno ialah memindahkan
    ibu kota dari Kyoto ke Yedo yang kemudian diganti menjadi
    Tokyo (yang berarti ibu kota timur). Selanjutnya, diciptakan bendera
    kebangsaan Jepang Hinomoru dan dan lagu kebangsaan Jepang,
    Kimigayo. Shintoisme dikukuhkan sebagai agama nasional.
    Jabatan shogun dan daimyo dihapuskan (1868) dan samurai
    dibubarkan. Para daimyo kemudian diangkat menjadi pegawai negeri,
    sedangkan para samurai dijadikan tentara nasional. Di bawah pimpinan
    Ito Hirobumi (kemudian dikenal Bapak Konstitusi Jepang) pada tahun
    1889 berhasil disusun konstitusi Jepang.
    2) Bidang Ekonomi
    Pembangunan di bidang
    ekonomi, meliputi bidang
    pertanian, perindustrian,
    dan perdagangan,
    namun yang paling berhasil
    di bidang perindustrian dan
    perdagangan. Perdagangan
    Jepang maju pesat berkat dumping policy. Di bidang industri muncul
    golongan baru yang disebut Zaibatsu yang terdiri atas keluarga Mitsui,
    Mitsubishi, Sumitomo, dan Jassuda.
    3) Bidang pendidikan
    Sistem pendidikan di Jepang meniru sistem pendidikan Barat.
    Dasar moral yang diajarkan di semua sekolah ialah Shintoisme dan
    Budhisme. Pada tahun 1871, dibentuklah Departemen Pendidikan.
    Selanjutnya pada tahun 1872 dikeluarkan Undang-Undang Pendidikan
    yang mewajibkan belajar untuk anak-anak umur 6–14 dan bebas uang
    sekolah. Sistem pendidikannya semimiliter.
    4) Bidang Militer
    Dalam pembaharuan angkatan perang yang mempunyai peranan
    besar ialah keluarga Choshu dan Satsuma. Keluarga Choshu menangani
    pembaharuan Angkatan Darat dengan mencontoh Prusia (Jerman),
    sedangan keluarga Satsuma menangani pembaharaun Angkatan Laut
    dengan mencontoh Inggris. Bersamaan dengan modernisasi angkatan
    perang ini dihidupkan kembali ajaran bushido sebagai jiwa kemiliteran.
    c. Jepang Muncul sebagai Negara Imperialis
    Restorasi telah berhasil mengangkat harkat dan martabat bangsa dan
    negara Jepang. Jepang menjadi negara maju, modern, dan sejajar dengan
    negara-negara Barat. Hal ini kemudian menimbulkan ambisi untuk melakukan
    imperialisme seperi negara-negara Barat. Tahukah Anda faktor-faktor
    yang mendorongnya?
    1) Adanya pertambahan penduduk yang cepat.
    2) Adanya perkembangan industri yang begitu pesat, butuh daerah pasaran
    dan bahan mentah.
    3) Adanya pembatasan migran Jepang yang dilakukan oleh negara-negara
    Barat.
    4) Pengaruh ajaran Shinto tentang Hakko I Chi-u (dunia sebagai keluarga),
    di mana Jepang terpanggil untuk memimpin bangsa-bangsa di dunia
    (Asia-Pasifik).
    Ambisi imperialisme Jepang menyebabkan Jepang terlibat dalam
    peperangan. Untungnya, dalam setiap peperangan Jepang selalu mendapatkan
    kemenenangan. Perang Cina–Jepang I (1894–1895)
    dimenangkan oleh Jepang dan diakhiri dengan Perjanjian Shimonoseki
    (1895). Hasilnya, Jepang memperoleh Kepulauan Pescadores dan Taiwan.
    Perang Rusia–Jepang (1904–1905) dimenangkan oleh pihak Jepang dan
    diakhiri dengan Perjanjian Portsmouth (1905). Hasilnya Jepang mendapatkan
    Shakalin Selatan dan menggantikan posisi Rusia di Manchuria.
    Kemenangan Jepang ini memberikan pengaruh yang besar bagi tumbuhnya
    nasionalisme di negara-negara Asia dan Afrika.
    Dalam Perang Dunia I, Jepang juga ikut terlibat perang dan memihak
    kepada Sekutu. Jepang berhasil menyapu pasukan-pasukan Jerman di Cina
    ataupun di Pasifik. Itulah sebabnya setelah perang berakhir dengan kekalahan
    di pihak Jerman, Jepang memperoleh daerah bekas jajahan Jerman, seperti
    Shantung (di Cina), Kepulauan Marshal, Mariana, dan Caroline (di Pasifik).
    Dengan demikian, sampai dengan berakhirnya Perang Dunia I, Jepang
    telah berhasil menguasai banyak daerah.
    Jepang telah muncul menjadi negara
    besar (the great powers).

Belajar KANJI


Kanji & Cara Baca

Kanji adalah huruf bergambar yang diadopsi dari negeri Cina pada awal abad ke-14. Setiap huruf kanji mewakili tidak hanya bunyi tapi juga arti. Kanji biasanya dituliskan pada sebagian besar kata benda, kata sifat, dan kata kerja.

Huruf kanji mempunyai 2 cara baca, yaitu kunyomi (cara baca Jepang), dan onyomi (cara baca Cina). Pertanyaan yang muncul dari kalian mungkin kapan kanji tersebut dibaca kunyomi dan kapan dibaca onyomi? Secara umum ketika sebuah kanji berdiri sendiri dan memberi suatu arti bagi kanji tersebut (tidak digabungkan dengan kanji lain) maka kita menggunakan cara baca kunyomi. Dan apabila sebuah kanji digunakan bersama dengan kanji lainnya, maka kita menggunakan cara baca onyomi.

Contoh:

月(つき)
Karena berdiri sendiri, maka dibaca “tsuki” (つき)

一月(いちがつ)
Karena digabungkan dengan kanji lain, yaitu kanji (いち)、maka dibaca “gatsu”(がつ)

Namun demikian ada beberapa kanji yang tidak mengikuti aturan di atas, oleh karena itu anda harus berhati-hati.

Berikut ini beberapa list kanji dasar yang perlu kamu ketahui. Namun sebelum kamu memperlajari bagaian ini, sebaiknya kamu sudah menghafal huruf hiragana dan katakana dengan baik.

Kanji Yang Berhubungan Dengan Hari

Arti Kanji: MATAHARI, Jumlah Coretan: 4
       
Cara baca:
• Kunyomi:
• Onyomi: ニチ
Contoh:
() : Matahari
日よう日(にちようび) : Hari Minggu


Arti Kanji: BULAN, Jumlah Coretan: 4
       
Cara baca:
• Kunyomi: つき
• Onyomi: ゲツ/ガツ
Contoh:
(つき) : Bulan
月よう日(げつようび) : Hari Senin


Arti Kanji: API, Jumlah Coretan: 4
       
Cara baca:
• Kunyomi:
• Onyomi:
Contoh:
() : Api
火よう日かようび : Hari Selasa


 Arti Kanji: AIR, Jumlah Coretan: 4
       
Cara baca:
• Kunyomi: みず
• Onyomi: すい
Contoh:
(みず) : Air
水よう日すいようび : Hari Rabu


Arti Kanji: POHON, Jumlah Coretan: 4
       
Cara baca:
• Kunyomi:
• Onyomi: モク
Contoh:
() : Pohon
木よう日もくようび : Hari Kamis


 Arti Kanji: UANG, Jumlah Coretan: 8
       
Cara baca:
• Kunyomi: かね
• Onyomi: キン
Contoh:
(かね) : Uang
金よう日きんようび : Hari Jum'at


 Arti Kanji: TANAH, Jumlah Coretan: 3
       
Cara baca:
• Kunyomi: つち
• Onyomi:
Contoh:
(つち) : Tanah
土よう日どようび : Hari Sabtu


Kanji Dasar 2


Arti Kanji: SATU, Jumlah Coretan:1
       
Cara baca:
• Kunyomi: ひと
• Onyomi: イチ
Contoh:
一つ(ひとつ) : Satu buah
一月(いちがつ) : Januari


 Arti Kanji: DUA, Jumlah Coretan:2
       
Cara baca:
• Kunyomi: ふた
• Onyomi:
Contoh:
二つふたつ
二月にがつ : Februari


 Arti Kanji: TIGA, Jumlah Coretan:
       
Cara baca:
• Kunyomi: みっ
• Onyomi: サン
Contoh:
三つ (みっつ) : Tiga buah
三月さんがつ : Maret


 Arti Kanji: EMPAT, Jumlah Coretan:
       
Cara baca:
• Kunyomi: よっ
• Onyomi:
Contoh:
四つ (よっつ) : Empat buah
四月しがつ : April


 Arti Kanji: LIMA, Jumlah Coretan:
       
Cara baca:
• Kunyomi: いつ
• Onyomi:
Contoh:
五つ (いつつ) : Lima buah
五月ごがつ : Mei


Arti Kanji: ENAM, Jumlah Coretan:
       
Cara baca:
• Kunyomi: むっ
• Onyomi: ロク
Contoh:
六つ (むっつ) : Enam Buah
六月ろくがつ : Juni


Arti Kanji: TUJUH, Jumlah Coretan:
       
Cara baca:
• Kunyomi: なな
• Onyomi: シチ
Contoh:
七つ (ななつ) : Tujuh buah
七月(しちがつ) : Juli


Arti Kanji: DELAPAN, Jumlah Coretan:
       
Cara baca:
• Kunyomi: やっ
• Onyomi: ハチ
Contoh:
八つ (やっつ) : Delapan buah
八月(はちがつ) : Agustus


Arti Kanji: SEMBILAN, Jumlah Coretan:
       
Cara baca:
• Kunyomi: ここの
• Onyomi: ク/キュウ
Contoh:
九つ (ここのつ) : Sembilan buah
九月(くがつ) : September


 Arti Kanji: SEPULUH, Jumlah Coretan:
       
Cara baca:
• Kunyomi: とお
• Onyomi: ジュウ
Contoh:
(とお) : Sepuluh buah,  十月(じゅうがつ) : Oktober
十一月(じゅういちがつ) : November,  十二月(じゅうにがつ) : Desember


Kanji Dasar 3

 Arti Kanji: RATUSAN, Jumlah Coretan:
       
Cara baca:
• Kunyomi:
• Onyomi: ヒャク/ビャク
Contoh:
二百(にひゃく) : Dua ratus
三百さんびゃく Tiga ratus


 Arti Kanji: RIBUAN, Jumlah Coretan:
       
Cara baca:
• Kunyomi:
• Onyomi: セン/ゼン
Contoh:
一千いっせん : Seribu
三千さんぜん : Tiga ribu


 Arti Kanji: PULUHAN RIBU, Jumlah Coretan:
       
Cara baca:
• Kunyomi:
• Onyomi: マン
Contoh:
一万 (いちまん) : Sepuluh ribu
百万(ひゃくまん) : Satu juta


 Arti Kanji: YEN, Jumlah Coretan: 4
       
Cara baca:
• Kunyomi:
• Onyomi: エン
Contoh:
百万円 (ひゃくまんえん) : Satu juta yen
五千円(ごせんえん) : Lima ribu yen

Ungkapan selamat


Ungkapan Selamat


Ungkapan Bahasa Jepang, pada bagian ini anda akan belajar mengenai bagaimana memberikan selamat dalam bahasa Jepang sesuai dengan kondisi keadaanya. Berikut ini adalah ungkapan selamat yang paling umum.Ungkapan Selamat
Selamat!           : Omedetoo.
  おめでとう。

            : Omedetoo gozaimasu.
  おめでとうございます。
Selamat Ulang Tahun.   : O-tanjoobi, omedetoo.
  おたんじょうび、おめでとう。
Selamat tahun baru.      : Shinnen, omedetoo.
  しんねん、おめでとう。
            : Akemashite, omedetoo.
  あけまして、おめでとう。
Selamat atas kesuksesan anda
            : Go-seikoo, omedetoo.
  ごせいこう、おめでとう。
Selamat Menempuh Hidup
Baru.    : Go-kekkon, omedetoo.
  ごけっこん、おめでとう。
Selamat atas kelulusan
anda.    : Gookaku, omedetoo.
  ごうかく、おめでとう。
Selamat atas kelahiran
anak anda.        : Go-shussan, omedetoo.
  ごしゅっさん、おめでとう。


Catatan:
  Omedetoo gozaimasu merupakan bentuk sopan dari omedetoo.


Ungkapan Lainnya

Bagian ini berisi ungkapan informal bahasa Jepang. Sebagian besar ungkapan di bagian ini merupakan ungkapan bentuk informal, jadi harus berhati-hati dalam menggunakan beberapa ungkapan yang ada di list ini.  1 February 2010 (2010年二月一日
Ii desu ne
いいですね。            いいですね。
            Ide bagus!


Ii desu yo.
いいですよ            いですよ。
            Boleh / Tidak apa-apa


Ikura?
いくら        幾ら?
            Harganya berapa?


Issho ni doo?
いっしょにどう    一緒にどう?
            Bagaimana kalau bersama-sama?


Irasshaimase.
いらっしゃいませ。            いらっしゃいませ。
            Selamat dating

Warna (Romaji, Kana, Kanji)


Warna  Romaji Kana    Kanji

Abu-abu           Haiiro   はいいろ        灰色
Biru       Aoi       あおい            青い
Coklat  Chairo  ちゃいろ        茶色
Hitam   Kuroi   くろい            黒い
Hijau    Midori  みどり           
Merah  Akai     あかい            赤い
Orange Orenji   オレンジ       
Pink     Pinku    ピンク           
Putih     Shiroi   しろい            白い
Kuning Kiiro    きいろ            黄色
Ungu    Murasaki          むらさき       

Jurusan Kuliah (Romaji ,Kana, Kanji)


Jurusan Kuliah  Romaji Kana    Kanji

Antropologi      Jinruigaku         じんるいがく            人類学
Biologi  Seibutsugaku    せいぶつがく            生物学
Ekonomi           Keizaigaku       けいざいがく            経済学
Filsafat Tetsugaku         てつがく        哲学
Fisika   Butsurigaku      ぶつりがく    物理学
Hukum Hoogaku          ほうがく        法学
Keguruan         Kyooikugaku    きょういくがく        教育学
Kimia   Kagaku            かがく            科学
Matematika      Suugaku           すうがく        数学
Musik   Ongaku            おんがく        音楽
Politik   Seijigaku          せいじがく    政治学
Sastra   Bungaku           ぶんがく        文学
Sejarah Rekishigaku      れきしがく    歴史学
Sosiologi          Shakaigaku       しゃかいがく            社会学
Teknik  Koogaku          こうがく        工学

Benda-Benda di Sekitar Kita (Romaji ,Kana, Kanji)


Benda-Benda di Sekitar Kita    Romaji Kana    Kanji

Asbak  Haizara はいざら        灰皿
Cermin Kagami            かがみ          
Jam      Tokei   とけい           時計
Gunting Hasami はさみ            挟み
Koran  Shinbun            しんぶん       新聞
Kunci   Kagi     かぎ  
Kursi    Isu        いす   椅子
Lampu  Ranpu  ランプ          
Lemari  Todana とだな           戸棚
Majalah            Zasshi   ざっし           雑誌
Meja    Tsukue いす  
Payung Kasa    かさ  
Selimut Moofu  もうふ           毛布
Tempat tidur     Beddo  ベッド